Makan.

Dakwah Sunnah:
πŸ’Œ  Sunnah Berbincang-Bincang Ketika Makan, Bukan Harus Diam ketika Makan

Mungkin dahulunya, ada dari kita yang pernah mendapat nasehat "kalau makan harus diam", atau ada dari kita yang pernah belajar "table manner" yaitu makan dengan aturan yang cukup rumit dan tidak boleh ribut.

Islam agama yang indah, mengajarkan kemudahan dan paling sesuai dengan fitrah manusia yaitu disunnahkan berbincang-bincang/ ngobrol ketika makan bersama. Hal ini membuat suasana makan lebih nyaman dan lebih akrab

Dalam berapa hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berbincang-bincang sambil makan.

Demimian juga hadits, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya kepada keluarganya tentang lauk yang tersedia. Keluarga beliau menjawab:

“Kami tidak mempunyai apa-apa kecuali cuka,” maka beliau meminta untuk disediakan dan mulai menyantapnya. Lantas berkata:

“Sebaik-baik lauk adalah cuka. Sebaik-baik lauk adalah cuka”. [HR Muslim].

An-Nawawi menjelaskan berdasarkan hadits ini, terdapat sunnah berbincang-bincang ketika makan. Beliau berkata:

"Hadits ini menunjukkan anjuran berbincang-bincang ketika makan, agar lebih menyenangkan". (Syarh Shahih Muslim 7/14)

Demikian juga penjelasan Ibnul Qayyim, beliau berkata:

"Nabi shallalllahu 'alaihi wa sallam berbincang-bincang ketika makan sebagaimana pada hadits tentang cuka". (Zadul Ma'ad 2/366)

Selengkapnya baca Ψ§:

https://muslimafiyah.com/sunnah-berbincang-bincang-ketika-makan-bukan-harus-diam-ketika-makan.html

Penyusun: dr Raehanul Bahraen

__

Comments

Popular posts from this blog

Tawakal.